Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Story

#langkahkecilhariini Jadi Content Creator Ala Ibu Rumah Tangga Bareng Jenius

Melangkah aja dulu. Lalu, teruslah melangkah dan melangkah tanpa kenal lelah. Sampai kamu tiba di tujuan.  AWAL MELANGKAH Berawal dari video masak yang nekat ku upload. Meski di shoot ala kadarnya dengan hape murahan dan diolah dengan skill editing pas - pasan. Tak disangka, 1.5 tahun kemudian aku bisa mencicipi manisnya gajian dari nge-YouTube. Awalnya, kupikir di pertengahan tahun  2020 lalu aku bakal punya banyak waktu luang karena si kecil sudah mulai masuk sekolah TK dari pagi hingga siang. Berpikir untuk memanfaatkan waktu sendiri dirumah saat anak - anak bersekolah. Pada saat itu aku berencana untuk memulai kembali bisnis jualan bandeng presto yang dulu sempat kurintis.  Kenyataannya, gara - gara pandemi yang melanda bumi, aku justru harus membersamai anak - anak selama 24 jam. Menemani mereka yang masih harus menyesuaikan diri dengan sekolah online. Membantu menerangkan materi. Membantu mengerjakan tugas. Kirana dan Aruna Rencanaku untuk berjualan otomatis buba...

Keseruan Una dan Kira Mengikuti Program Liburan ke Planet Mochi Bersama Paddle Pop

Tak terasa ya mam, sudah hampir 1.5 tahun pandemi covid berlangsung di muka bumi. Selama itu pula anak – anak kita bersekolah di rumah dan didorong untuk beraktivitas di rumah saja. Begitupun orangtuanya. Masih sehat dan waras kan? Hehehe. Awalnya sih, Una dan Kira sulit menerima dan mengeluh kebosanan karena ayah dan mama tak pernah mengajak jalan – jalan atau  kulineran seperti dulu lagi. Namun lama – kelamaan akhirnya mereka semakin paham dengan situasi dunia yang sedang tidak baik – baik saja gara – gara virus covid ini.  Nah, ketika kasus Covid di Indonesia, khususnya Bogor mulai melandai di bulan Maret lalu, mama sungguh menaruh harapan bahwa situasi di Indonesia perlahan bisa kembali normal. Di benak mama, kita bakalan bisa bepergian lagi dengan lebih tenang. Juga bisa berkunjung ke rumah sanak saudara tanpa rasa was – was.  Terlebih ketika ujicoba sekolah tatap muka di sekolah Una juga mulai dilakukan di bulan Mei. Wah, rencana mudik ke rumah uti, akung di Semaran...

Cerita Tentang Jeruk Bali dan Manfaatnya

 Assalamualaikum. Beberapa waktu yang lalu, ayahnya Una & Kira menemani ibu mertua mudik ke kampung halamannya di Paron, Ngawi. Ibu mertua selama ini tinggal bersama kakak ipar di Jakarta. Sesekali, beliau pulang ke Ngawi untuk menengok rumah satu - satunya, dan saudara – saudara jauh yang ada disana. Tapi untuk mudik kali ini, bukan mudik seperti biasanya, melainkan untuk urusan jual beli rumah. Dengan demikian, bisa dibilang ini mudik terakhir ke Ngawi, mengingat tak ada banyak alasan bagi keluarga suami untuk berkunjung ke Ngawi lagi, selain hanya untuk bernostalgia saja. Biasanya kalau sudah pulang kampung begitu pasti banyaaak sekali oleh – oleh yang dibawa ibu mertua. Mulai dari sambel kacang   homemade yang super endes, kripik tempe, serta krupuk beras untuk teman makan pecel. Kadang, bawang merah, bawang putih, sayur mayur, jeruk - jerukan dan lombok – lombokan juga seringkali turut diboyong serta dalam rombongan oleh – oleh yang dibawa ibu, “Di Paron tu kayak ...

Ketika Timbangan Belanjaanmu Dicurangi

  Assalamualaikum Idul adha sudah berlalu. Tapi toko – toko kelontong di sekitar tempat tinggal mama masih saja banyak yang tutup. Kebanyakan sih pada mudik. Kondisi pandemic yang semakin mengkhawatirkan , tampaknya tak membuat mereka – mereka ini gentar untuk pulang kampung. Termasuk toko sayur langganan mama yang sampai saat ini tak kunjung buka, karena pemiliknya juga sedang mudik . Masalahnya, mang – mang gerobak sayur, tempat alternative buat mama belanja sayur, yang biasa mangkal di pinggir jalan dekat perumahan, juga sama tak kelihatan batang gerobaknya. Mengingat bahan persediaan untuk memasak di kulkas juga sudah mulai menipis, akhirnya mamah bergerilya menyusuri kampung sebelah, mencari kang sayur atau warung sayur yang buka. Dan ketemulah satu toko yang terlihat menjajakan sayur mayur. Memang tak sekomplet toko sayur langganan, tapi karena tak ada pilihan, akhirnya mama putuskan untuk mampir. Dari dekat, penampakan barang – barang yang dijajakan sungguh membuat...

Memetik Hikmah dari Alergi Naik Pesawat

Tak banyak yang tahu kalau aku punya alergi, takut naik pesawat. Nggak. Aku nggak takut ketinggian. Karena waktu masih tinggal di desa dulu, aku sering ngumpet di pohon belimbing kalau lagi main petak umpet sama anak tetangga. Di halaman belakang rumahku juga tumbuh pohon jambu yang sering kupanjat - panjat sambil gelantungan kayak Tarzan. Entah sejak kapan. Tapi aku pernah bermimpi jatuh dari ketinggian dan melayang - layang di angkasa nggak jatuh - jatuh ke dasar sambil teriak " Aaaaaaa ...". Mimpiku itu terasa begitu nyata sampai akhirnya aku terbangun dalam keadaan ngos - ngosan, deg - degan dan keringetan. Pokoknya mimpi ini terasa buruk banget bagiku. Dan, sejak itulah aku jadi takut naik pesawat. Lebih tepatnya, aku takut naik pesawat, lalu jatuh melayang - layang seperti mimpi buruk yang pernah kurasakan itu. Untungnya keluargaku bukanlah keluarga petualang yang doyan jalan - jalan. Mudik lebaran ke tempat nenek di Kediri dan Malang juga selalu d...